orig.post by I Dewa Gede Satria
PRESS RELEASE
“Yes We Are The generation of Critical Thinkers”
(SURABAYA, 1-2 Mei 2010): Awal bulan Mei menjadi support bagi Universitas Widya Kartika (UWIKA). Yulius Kurniawan , Kepala Program Studi (Prodi) S1-Bahasa Inggris di kampus tersebut benar-benar dibuat terkesan karena banyaknya sambutan hangat yang didapat dari berbagai pihak.
Surabaya English Debate Championship (SEDC) organized by UWIKA, merupakan event pertama yang diadakan UWIKA, sejak pre-launching Prodi Bahasa Inggris, Februari 2010 yang lalu. Lomba debat bahasa Inggris tingkat SMA dan sederajat se-Surabaya rupanya cukup mendapat sambutan baik, bahkan tidak jarang dari peserta berasal dari SMA di luar Surabaya, seperti Malang, Sidoardjo dan Mojokerto. Diadakan selama dua hari berturut-turut, tampaknya tidak menjadi suatu kejenuhan yang cukup berarti. Sikap antusias peserta benar-benar dapat dirasakan sampai pada jam istirahat.
SEDC terdiri dari 5 tahap
, yaitu 4 babak penyisihan atau 4 preliminary round (istilahnya), per-delapan final (octofinal round), per-empat final (quarterfinal round), semifinal round, dan diakhiri dengan grandfinal. Hari pertama menjadi hari yang benar-benar menentukan, dimana tiap-tiap peserta harus bisa melalui setiap preliminary round dan mengumpulkan kemenangan untuk bisa lanjut ke babak berikutnya di hari kedua. Sedangkan di hari kedua, peserta mulai benar-benar berkonsentrasi dan menemui lawan sesungguhnya guna meraih gelar champion of SEDC.
Bersamaan dengan berlangsungnya acara Kepala Prodi Bahasa Inggris UWIKA yang lebih akrab dipanggil Pak Yul tersebut, juga turut
Rektor UWIKA, Dr. Ir. Gembong Baskoro, M.Sc, menyikapi penghargaan yang diperoleh salah satu anak buahnya menyatakan, “UWIKA sebagai entrepreneur university berkomitmen untuk senantiasa memberikan yang terbaik kepada masyarakat melalui tangan dan pikiran para dosen khususnya. Komitmen yang diwujudkan lewat upaya keras UWIKA itu tak lain bertujuan untuk mencerdaskan dan meningkatkan daya saing bangsa seperti tertuang dalam salah satu isu Higher Education Long Term Strategy (HELTS) 2003-2010 DIKTI.”
Lebih lanjut Gembong, demikian panggilan akrab Rektor peraih gelar Master dari Amerika Serikat dan Doktor dari Belanda itu menegaskan, “apresiasi yang diberikan pihak eksternal kepada kami menjadi motivasi untuk melakukan percepatan peningkatan mutu dan kualitas di tingkat internal yang selanjutnya berdampak pada mahasiswa kami dan masyarakat luas.”
2 penghargaan yang diberikan kepada Dewa terkait erat dengan konsistensinya atas isu dan pengembangan ilmu pariwisata yang digelutinya. Artikel perpustakaan yang dimenanginya pun, mengaitkan unsur turisme melalui paper dengan judul “Memariwisatakan Perpustakaan”. Dewa yang juga research & development Surabaya Tourism Promotion Board itu berharap, kepariwisataan menjadi hal yang semakin relevan di masyarakat yang mampu menjadi salah satu solusi atas problematika peradaban dewasa ini, di kota Surabaya khususnya maupun Indonesia umumnya.
No comments:
Post a Comment